Untitled Document

berita detail

28 Juni 2019 - 09:15:41 WIB
Upacara Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 26 Juni 2019

Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltara memusnahkan narkotika golongan satu jenis sabu setelah Upacara Peringatan HANI tersebut di Lapangan Agatis, Tanjung Selor. Jumlahnya sebanyak 5 kg dari pengungkapan sejak 5 Mei 2019. Pada saat upacara, Gubernur Kalimantan Utara, Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M, menjelaskan bahwa mengatasi persoalan narkotika ini tentunya membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik TNI/Polri dan masyarakat, serta Pemprov Kaltara. Perlu partisipasi semua pihak guna bersama-sama melakukan pengawasan. Dengan kondisi Kaltara yang memiliki panjang perbatasan hingga 10 ribu kilometer (km) dengan negara tetangga. Dan dari TNI/Polri yang bertugas telah melakukan pengawasan. Hanya saja, pihak Kaltara saat ini belum memiliki peralatan yang canggih untuk mendeteksi masuknya barang haram tersebut. "Berbeda dengan luar negeri seperti Amerika yang memiliki alat canggih tetapi masih ada saja yang lolos. Dari Pemprov Kaltara tetap memberikan dukungan dan komitmen Polda Kaltara dan BNN Kaltara." ucap beliau usai mengikuti upacara Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Lapangan Agatis pada hari Rabu, 26 Juni 2019. Menurutnya, banyak yang terpengaruh sehingga terlibat dengan barang haram tersebut lantaran iming-iming bayaran. Sebab, berdasarkan informasi, jika di luar Indonesia narkotika jenis sabu di negara produsen harganya begitu murah. sedangkan di Indonesia, barang tersebut dapat dijual dengan harga yang begitu tinggi. "Sepanjang ini menyangkut mental manusia, baik pengedar dan pengguna masih tergiur dengan hasil penjualan sehingga orang nekat dan menghalalkan segala cara memasukkan barang tersebut", tambahnya. Berada di lima besar se-Indonesia, diketahui pelaku penyalahgunaan narkotika ini lintas profesi. Bahkan usia pengguna dan pelaku dari orang dewasa hingga remaja. Serta, pelaku juga ada dari kalangan ASN. Mantan Sekprov Kaltim ini menegaskan jika ASN terlibat penyalahgunaan narkotika, sudah dipastikan mereka akan mendapatkan sanksi yang berat. Daerah yang masuk fokus Polda dan BNN Kaltara terkait jalur masuk narkotika ke Kaltara seperti Kabupaten Nunukan dan Tarakan. Pihaknya menegaskan, kepala daerah memberikan perhatian khusus dan berkoordinasi dengan TNI/Polri. "Jika ditetapkan tersangka diberhentikan sementara hingga berkekuatan hukum tetap. Setelah itu, diberhentikan dengan tidak hormat," tegasnya. *dikutip dari Koran "Radar Kaltara" Kamis 27 Juni 2019

parpol
daftar
quotes of the day
"Kemerdekaan nasional bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya (Sutan Syahrir)"
pesan anda
temukan kami
Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Provinsi Kalimantan Utara
Jl. Bhayangkara Gg.3 RT.93 RW.35
Kelurahan Tanjung Selor Hilir
Kecamatan Tanjung Selor
Kabupaten Bulungan
Kode Pos 77212
Provinsi Kalimantan Utara - Indonesia
Telp. 0552-2026608
Fax. 0552-2026052
Email : kesbangpol.kaltara@gmail.com